Biarkan saja jika seseorang menjauhi hidup Anda karena pintu akan terbuka dan orang yang lebih baik akan masuk...berdoalah kepada Allah agar hati ini menjadi hati yang penuh lemah lembut dan penuh kemaafan.
Senin, 26 Agustus 2013
Inggrit Donarahma Mokodongan: Daya Tarik Kabupaten/Kota di Gorontalo
Inggrit Donarahma Mokodongan: Daya Tarik Kabupaten/Kota di Gorontalo: Setiap daerah di Provinsi Gorontalo, masing-masing memiliki daya tarik tersendiri. Berikut disajikan beberapa sajian daya tarik yang ...
Daya Tarik Kabupaten/Kota di Gorontalo
Setiap daerah di Provinsi Gorontalo, masing-masing memiliki daya tarik tersendiri. Berikut disajikan beberapa sajian daya tarik yang menarik di Provinsi Gorontalo yang dibagi dari masing-masing kabupaten/kota se-Provinsi Gorontalo
KOTA GORONTALO
Kolam Renang Potanga
Kolam renang ini terletak di Kelurahan Pilolodaa Kecamatan Kota Barat Kota Gorontalo. Kolam renang ini berjarak sekitar 4 km dari pusat kota Gorontalo. Mata air dari kolam ini sejuk menyegar-kan karena memang bersumber langsung pada mata air alami dari gunung.
Benteng Otanaha
Benteng ini merupakan tempat perlindungan dan pertahanan raja–raja di Gorontalo. Keunikan dari benteng ini, bangunannya terbuat dari campuran pasir, kapur dan putih telur burung Maleo. Karena letaknya yang berada di puncak bukit maka dari benteng ini dapat dilihat pemandangan Danau Limboto. Benteng ini terletak di Kelurahan Dembe I Kecamatan Kota Barat, dengan jarak 8 km dari pusat Kota Gorontalo.
Selain Benteng Otanaha juga terdapat dua benteng lainnya di lokasi yang sama, yaitu Benteng Otahiya dan Benteng Ulupahu. Karena letaknya yang berada di atas puncak bukit, maka untuk dapat mencapai ketiga benteng ini pengunjung harus melalui sebuah tangga dengan 345 anak tangga. Di samping itu terdapat jalan alternatif untuk dapat mencapai puncak bukit ini.
Kuburan Kramat Ju Panggola
Kuburan Kramat ini terletak di Kelurahan Dembe I Kecamatan Kota Barat yang berjarak kurang lebih 9 km dari pusat kota. Kuburan ini dianggap keramat oleh masyarakat setempat karena memiliki keunikan tersendiri dalam kebudayaan Islam, sehingga tidak mengherankan banyak pengunjung yang bertapa di makam ini. Makam yang dikenang sebagai Makam Islam Gorontalo ini telah ada sejak abad XIV.
Monumen Nani Wartabone
Merupakan monumen sejarah seorang putra daerah Gorontalo yang bernama Bapak Nani Wartabone. Beliau mempunyai andil besar dalam memperjuangkan kemerdekaan, khususnya di daerah Gorontalo. Hari kemerdekaan itu kini dikenal dengan Hari Patriotik 23 Januari 1942. Monumen ini terletak di pusat kota di tengah taman yang diberi nama Taman Taruna Remaja Gorontalo.
Mesjid Hunto (Sultan Amai)
Merupakan salah satu masjid tertua di Gorontalo yang berumur sekitar 300 tahun. Mesjid ini terletak di pusat kota, tepatnya di Kelurahan Siendeng. Di sini terdapat sebuah sumur dan beduk yang sama usianya dengan masjid ini.
Tangga 2000
Berada di obyek wisata ini, anda akan langsung berhadapan dengan keindahan Teluk Tomini. Lokasi ini dilengkapi dengan fasilitas warung dan tempat bersantai. Rindangnya pohon kelapa menambah kesejukan di sore hari. Di kawasan objek wisata ini anda pun akan mendapati sebuah batu besar berbentuk telapak kaki manusia “LAHILOTE” yang terletak di Kelurahan Pohe Kecamatan Kota Selatan. Konon merupakan bekas telapak kaki dari seorang lelaki yang menikah dengan seorang bidadari dari kahyangan. Pantai yang terdapat di sini disebut Pantai Indah.
Pasir Puih Leato
Bibir laut biru yang dihiasi dengan pasir putih memberikan kesan yang menyegarkan jiwa para pengunjung. Selain main ke pantai, anda dapat melihat perbaikan kapal kayu secara tradisional. Taman laut yang terdapat di bawah permukaan laut di depan pantai ini tidak kalah dengan tempat diving lain. Tebing karang yang indah, ikan-ikan dan hewan laut yang ciri khas perairan Gorontalo, dan sebuah bangkai kapal zaman Jepang sering dinikmati para penyelam. Pantai ini terletak di Kelurahan Leato Selatan kira-kira 12 km dari pusat kota.
***
KABUPATEN GORONTALO
Pemandian Air Panas Pentadio
Ini merupakan pusat pemandian air panas di Kabupaten Gorontalo. Selain pengembangan kolam pemandian, juga disediakan kamar-kamar sauna, juga dikembangkan sarana SPA. Di tempat ini pula disediakan bungalow-bungalow kecil yang bisa dijadikan tempat makan sambil menikmati pemandangan Danau Limboto. Pemandian air panas yang mengandung belerang ini terletak sekitar 10 km dari pusat kota. Keunikan utama dari pemandian ini ialah anda dapat merebus telur hingga matang di dalam mata airnya. Selain khasiat dari mata airnya itu sendiri yang dapat menyembuhkan berbagai jenis penyakit kulit, di sini juga dapat dinikmati mandi uap atau sauna.
Rumah Adat Gorontalo (Bantayo Poboide)
Rumah adat terletak di pusat Kota Limboto Kabupaten Gorontalo. “Bantayo” dalam bahasa daerah Gorontalo berarti gedung, sedang “Poboide” berarti tempat ber-musyawarah. Bantayo Poboide sebagai rumah adat asli Gorontalo selain melambangkan kebudayaan daerah, juga berfungsi sebagai sarana dan prasarana kegiatan seni dan budaya daerah Gorontalo. Bantayo Poboide mempunyai beberapa keunikan di antaranya adalah terdapat banyak ruangan/kamar di dalamnya yang masing-masing mempunyai fungsi yang berbeda. Selain dari itu juga setiap ornamen yang terdapat pada bangunan tersebut melambangkan sendi–sendi kehidupan masyarakat Gorontalo.
Sentra Industri Kerajinan Kerawang (Karawo)
Kerawang yang merupakan kerajinan khas Gorontalo, adalah salah satu kerajinan tangan yang sangat potensial untuk dikembangkan. Produk yang dihasilkan dari kerawang ini antara lain berupa pakaian pria maupun wanita. Uniknya, walaupun kerajinan ini dikerjakan dengan tangan, namun hasilnya terlihat seperti dikerjakan dengan mesin. Hasil industri kerajinan kerawang ini, di samping dipasarkan untuk memenuhi kebutuhan lokal juga telah dipasarkan pada tingkat mancanegara. Ternyata sampai kini turis mancanegara khususnya tidak pernah tidak membeli kerawang kenang-kenangan.
Danau Limboto
Pintu masuk danau ini adalah Desa Iluta yang berjarak 10 km dari pusat kota. Keunikan dari danau ini di antaranya ialah terdapat bermacam-macam jenis ikan air tawar yang tidak terdapat di daerah lain. Selain itu di danau ini juga pernah dijadikan tempat mendaratnya pesawat amphibi Katelina yang ditumpangi oleh Presiden Pertama Republik Indonesia, Bung Karno.
Menara Keagungan
Menara Keagungan merupakan menara dengan tinggi 60 meter pada bagian atas menara disediakan teropong sehingga anda dapat melihat pemandangan Danau Limboto dan sekitarnya. Bagian interior menara ini diperuntukkan bagi etalase-etalase souvenir dan restoran. Menara ini diharapkan dapat menjadi simbol Propinsi Gorontalo.
***
KABUPATEN BOALEMO
Air Terjun Ayuhulalo
Objek ini terdapat di Desa Ayuhulalo (kayu bulan) Kecamatan Tilamuta, sekitar 5 km dari pusat pemerintahan Kabupaten Boalemo. Lokasinya memberikan suasana yang sejuk bagi setiap pengunjung, karena dikelilingi dengan pohon yang rindang menghijau, airnya jernih dan tak pernah kering sepanjang musim kemarau.
Pantai Boalemo Indah
Merupakan pantai berpasir putih dengan airnya yang tenang dan jernih. Di tempat ini pengunjung dapat berekreasi dengan sepuasnya karena Pantai Boalemo menawarkan hampir semua kegiatan seperti berenang, berperahu, menyelam. Sepanjang pesisir pantainya ditumbuhi oleh pepohonan kelapa dan pinus. Juga tersedia tempat peristirahatan apabila ingin menginap.
Pulau Bitila
Sebuah pulau kecil dengan pantainya yang berpasir putih. Di sini merupakan tempat yang ideal untuk melakukan berbagai jenis kegiatan olahraga air seperti berenang, memancing, ski air, snorkeling atau pun hanya sekedar berjemur. Terletak di Kecamatan Paguat Kabupaten Boalemo, dapat dijangkau dengan menggunakan perahu bermotor.
***
KABUPATEN POHUWATO
Pantai Bolihutuo
Pantai ini dipenuhi pohon – pohon pinus raksasa, sehingga susana sangat sejuk dan tenang. Hamparan pasir putih yang membentang menambah keindahan lokasi wisata ini. Dilengkapi dengan beberapa cottage yang dikelola oleh masyarakat sekitar, keindahan tempat ini memungkinkan munculnya pengalaman dan kenangan indah yang tak terlupakan.
Perkampungan Suku Bajo
Suku Bajo merupakan salah satu suku yang ada di Indonesia, yang hidup berkelompok dengan adat dan kebiasaannya sendiri. Salah satu keunikan suku ini ialah bertempat tinggal di atas air, identik dengan cara hidup dan mata pencaharian mereka sebagai nelayan. Suku Bajo yang ada di Kabupaten Boalemo saat ini terdapat di Desa Bajo Kecamatan Tilamuta dan Desa Torosiaje Kecamatan Popayato. Dalam perkembangannya dewasa ini, suku Bajo terbagi menjadi 2 kelompok, yaitu kelompok yang tetap mempertahankan tradisi nenek moyang mereka dengan bertempat tinggal di atas perahu dan kelompok bertempat tinggal di atas air di mana mereka telah membangun rumah–rumah panggung yang sederhana untuk ditempati.
Kelompok Bajo yang hidup di atas perahu dikenal dengan sebutan ‘Bangau’. Walaupun mereka berpindah dari satu pulau ke pulau yang lainnya namun pada akhirnya mereka tetap kembali ke Pulau Toro Pantai. Pulau–pulau yang mereka tempati antara lain; Pulau Bonda Siaje, Pulau Pajoge Daa, dan Pulau Tangkoba, berada di seputaran perairan Lemito Kecamatan Popayato.
Sebagian perairan di sekitar pulau–pulau tersebut airnya sangat jernih, sehingga memberikan kesan yang sangat menarik untuk menikmati pemandangan di bawah laut. Pada beberapa bagian tertentu dari kawasan ini dijadikan tempat pembudidayaan mutiara dan rumput laut oleh masyarakat sekitarnya.
***
KABUPATEN BONE BOLANGO
Pemandian Air Panas Lombongo
Objek ini merupakan pusat pengembangan pariwisata daerah Gorontalo yang terletak di Desa Lombongo Kecamatan Suwawa yang berjarak sekitar 20 km dari pusat kota. Fasilitas yang terdapat di tempat ini selain bak pemandian air panas untuk dewasa dan anak–anak, bak pemandian air dingin, tempat bermain anak-anak, juga terdapat panggung kesenian. Keunikan dari objek ini yaitu terdapatnya dua mata air, yaitu mata air panas dan mata air dingin. Mata air panasnya mengandung belerang yang khasiatnya dapat menyembuhkan berbagai jenis penyakit kulit.
Pantai Olele
Pantai ini merupakan pintu gerbang menuju surga taman laut. Keindahan alam bawah laut di kawasan ini telah terkenal di kalangan divers dunia. Hal ini dibuktikan dengan semangat para penyelam yang datang ke daerah ini.
***
Langganan:
Postingan (Atom)















